6 Tips Mencari Judul Skripsi

6 Tips Mencari Judul Skripsi

Sebelum menghadapi pertempuran sesungguhnya dalam mengerjakan skripsi, di tahap awal kamu akan disuruh untuk menyetorkan judul skripsi terlebih dahulu. Nah, sayangnya, proses penyetoran judul skripsi sendiri saja juga tidak mudah dan beberapa mahasiswa juga sering revisi berulang kali di tahapan ini. Supaya kamu tidak sampai revisi atau bahkan judulnya ditolak oleh dosen pembimbing, ikuti tips serta cara mencari judul skripsi berikut yuk.

Cari Ide Judul dari Topik yang diminati

Tips pertama yang harus kamu lakukan dalam mencari judul skripsi adalah mengetahui dulu apa yang jadi minatmu. Ini bisa jadi berhubungan dengan konsentrasi yang kamu ambil. Misalnya, jika kamu berada di jurusan sastra dan mengambil konsentrasi linguistik, serta menyukai salah satu mata kuliah di bidang linguistik tersebut, cobalah untuk membuat judul yang berhubungan dengan mata kuliah itu. Membuat judul dari topik yang disukai cenderung membuat kamu akan lebih bersemangat dalam proses pengerjaannya.

6 Tips Mencari Judul Skripsi

Lihat Realita yang ada di Masyarakat

Selain mengambil judul skripsi dari topik mata kuliah yang diminati, hal-hal yang terjadi di sekitar juga bisa menjadi salah satu ide untuk dituliskan menjadi sebuah judul. Hal ini sesuai yang dijelaskan kalau judul skripsi yang menarik juga bisa didapatkan dari pengamatan di lingkungan sekitar.

Misalnya, jika kamu melihat fenomena anak-anak kecil yang kecanduan game dan ternyata hal itu sangat berdampak untuk psikis dan pendidikan anak, maka itu bisa kamu kembangkan lebih lanjut. Pastinya, setiap ide judul skripsi yang kamu dapatkan harus bisa disambungkan dengan teori-teori atau topik yang sesuai dengan konsentrasi kamu.

Banyak Baca Referensi di Perpustakaan

Jika selama ini kamu cukup malas mengunjungi perpustakaan, maka ini tidak boleh lagi kamu lakukan. Apalagi saat kamu sudah mulai mencari judul skripsi. Biasanya, di perpustakaan aka nada banyak koleksi skripsi dari kakak-kakak seniormu, tidak ada salahnya untuk melihat seperti apa judul skripsi yang mereka tulis sebagai bentuk referensi. Eits, tapi jangan sampai diplagiat ya.

Selain itu, buku-buku yang ada di perpustakaan juga bisa kamu manfaatkan untuk riset lebih banyak mengenai judul skripsi. Sejalan dengan yang dijabarkan jika memperbanyak membaca juga bisa menjadi sumber referensi untuk mengembangkan ide judul skripsi yang muncul di kepala.

Baca-baca Jurnal Internasional

Tidak cukup hanya membaca buku-buku saja, mendapatkan ide judul skripsi juga bisa didapatkan dengan mengulik-ulik jurnal internasional. Setiap jurnal yang ditulis pastinya tidak sepenuhnya sempurna dan jika kamu jeli dalam melihat permasalahan yang ada, pasti akan ada gap atau celah untuk bisa kamu kembangkan lebih lanjut.

Berdiskusi dengan Teman atau Senior

Sudah menemukan beberapa ide judul skripsi, tapi kamu masih bingung untuk merangkainya menjadi judul yang pas? Cobalah untuk meminta pendapat dari teman atau senior yang punya topik sejenis. Berdiskusi dengan teman dan senior setidaknya akan memberikan perspektif baru yang bisa membantumu keluar dari kebuntuan. Apalagi jika berdiskusi dengan senior yang sudah berpengalaman dalam menyelesaikan skripsi, pasti mereka bisa memberikan saran berdasarkan pengalaman mereka tersebut.

Buat Beberapa Pilihan Judul

Dalam menuliskan judul skripsi, usahakan untuk tidak hanya menyiapkan satu judul saja. Ini dilakukan jika saja dosen pembimbingmu tidak setuju atau menolak judul yang kamu ajukan, maka kamu masih punya cadangan yang lain. Kemudian buat judul semenarik mungkin dan tidak sama dengan penelitian yang lain. Jika judulmu sama dengan penelitian yang sudah pernah ditulis, sudah dipastikan kamu akan terkena plagiasi dan otomatis akan ditolak dosen.

Itu dia seluruh tips dan cara mencari judul skripsi yang bisa kamu aplikasikan untuk mencari judul skripsi. Meskipun proses awal dalam penulisan skripsi ini juga tidak mudah, tetapi jika kamu benar-benar ulet dan menerapkan tips serta cara yang sudah disebutkan, pasti kamu akan mendapatkan judul yang sesuai.

3 Tips Untuk Membantu Anda Mengurangi Biaya Homeschooling

wei9wfjmabihlp5w7q18

Homeschooling bisa menjadi pilihan yang mahal bagi orang tua. Ada banyak pengeluaran yang perlu diperhitungkan dan beban keuangan bisa menjadi berat terutama jika hanya satu orang tua yang bekerja.

Namun, banyak keluarga telah memilih homeschooling dan menemukan pengalaman homeschooling sebagai sesuatu yang bermanfaat dan bermakna.

wei9wfjmabihlp5w7q18

Meskipun homeschooling mahal, ada beberapa tip yang akan membantu Anda mengurangi biaya homeschooling dan membantu meringankan masalah keuangan Anda.

1. Materi pembelajaran

Anda bisa mendapatkan buku pelajaran anak Anda dan bahan pelajaran lainnya dengan mudah tanpa harus membelinya. Anda selalu dapat meminjamnya dari perpustakaan. Perpustakaan kota juga dapat memberi pinjaman gratis kepada anda. Kalau di Surabaya, di jalan Rungkut itu ada satu perpustakaan kota yang bisa anda kunjungi. Selain itu sekolah lokal Anda mungkin dapat meminjamkan atau menjualnya kepada Anda dengan harga murah dan Anda dapat mengakses internet serta mengunduh materi pendidikan dan mencetaknya sendiri.

Kunjungi forum homeschooling online dan tanyakan di mana Anda dapat meminta materi pembelajaran gratis atau murah. 

2. Karyawisata Pendidikan

Perjalanan pendidikan dapat berarti kunjungan ke kebun binatang atau pusat sains setempat. Anda dapat mengajari anak Anda tentang hewan dan tumbuhan di taman lokal Anda atau di kebun binatang di kota Anda. Di surabaya, ada kebun binatang surabaya di Jl. Diponegoro.

Anda juga dapat mengajarkan sejarah dengan mengunjungi situs bersejarah. Anda dapat mengajar budaya dengan mengunjungi situs budaya lain atau menonton drama, dll. Semua ini biasanya gratis atau dengan harga murah.

3. Jadilah bagian dari komunitas

Harusnya ada beberapa komunitas homeschooling lokal di lingkungan sekitar Anda. Di Surabaya ada kok, browsing saja di google "komunitas homeschooling Surabaya". Dengan bergabung dengan komunitas homeschooling ini, Anda dapat saling mengumpulkan sumber daya dan saling berbagi di antara anggota.

Misalnya, komunitas homeschooling dapat mendekati sekolah setempat dan meminta sumbangan untuk buku teks bekas, bahan menulis, dan barang-barang lain seperti papan tulis, meja dan kursi, dll.

Atau komunitas homeschooling dapat mengumpulkan sumber daya keuangan mereka dan bernegosiasi dengan penerbit untuk mendapatkan harga yang lebih murah. Karena Anda memiliki lebih banyak daya tawar sebagai komunitas daripada individu, Anda memiliki peluang lebih besar untuk berhasil menegosiasikan kesepakatan dengan penerbit.

Jika Anda tidak memiliki komunitas homeschooling di daerah Anda, cobalah komunitas dan forum homeschooling online. Mereka menawarkan dukungan dan bimbingan dan seringkali sumber daya homeschooling gratis tersedia

Saya harap saya telah memberi Anda beberapa ide tentang cara menghemat uang saat homeschooling. Selama Anda kreatif, Anda dapat menemukan lebih banyak cara untuk mengurangi biaya homeschooling.

Pengertian Ilmu Secara Umum & Menurut Ahli

Pengertian Ilmu Secara Umum & Menurut Ahli

Jika kita berbicara mengenai ilmu tentu saja hal yang akan terbesit di benak kita adalah pelajaran, pengetahuan, buku yang tebal, dan lain sebagainya.

Segala sesuatu pasti membutuhkan yang namanya ilmu, dan ilmu itu harus dicari, bahkan hukum dari mencari ilmu itu adalah wajib. Nah lalu apa sih arti ilmu secara umum dan juga menurut para ahli. Berikut penjelasannya:

Pengertian Ilmu Secara Umum & Menurut Ahli

Berikut penjelasan mengenai ilmu:

Pengertian Ilmu Secara Umum

Ilmu berasal dari bahasa latin yakni Scientia atau Scio atau Scire yang artinya adalah "pengetahuan".  Sedangkan ilmu secara luas adalah setiap pedoman pengetahuan yang sistematis yang dapat menghasilkan suatu prediksi.

Adapun pengertian ilmu secara umum diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Ilmu adalah segala macam ilmu pengetahuan serta fenomena dalam bentuk uraian maupun penjelasan serta prediksi yang dapat diuji.

2. Ilmu merupakan suatu bentuk pengamatan, penggambaran, identifikasi, teori dan juga fenomena alam.

3. Ilmu adalah cabang pengetahuan yang berkaitan dengan kumpulan fakta dan kebenaran yang disusun secara sistematis dan biasanya memperlihatkan operasi hukum umum, seperti ilmu matematika.

Ilmu sendiri dibagi menjadi tiga cabang, diantaranya adalah sebagai berikut:

a. Ilmu alam, yakni cabang ilmu yang berkaitan dengan deskripsi, prediksi, serta pemahaman mengenai fenomena alam. Contoh ilmu alam ini adalah ilmu biologi, fisika, kimia.

b. Ilmu sosial, yakni suatu pengetahuan yang mempelajari tentang sosial kemasyarakatan, bagaimana cara berinteraksi, budaya, pengembangan dunia dan lain sebagainya.

c. Ilmu Formal, yakni pengetahuan yang mempelajari konsep yang abstrak dan berhubungan dengan konsep formal seperti ilmu matematika, komputer, logika, teori-teori dan sejenisnya.

Pengertian Ilmu Menurut Para Ahli

Ada banyak para ahli yang mengemukakan pendapatnya mengenai ilmu, berikut penjelasan menurut para ahli:

1. Menurut Michael V. Berry

Ilmu adalah suatu penelitian secara khusus yang mengenai nalar intern dari hipotesis – hipotesis secara ilmiah dan sesuatu yang berkaitan dengan teori serta percobaan atau biasa juga disebut dengan metode ilmiah.

Pengertian Ilmu Secara Umum & Menurut Ahli

Baca Juga : https://www.pendidik.co.id/

2. Menurut Peter Caws

Ilmu adalah salah satu cara dalam melakukan sebuah pencarian pengetahuan yang baru dan dapat bermanfaat bagi seluruh umat manusia.

3. Psillos dan Curd

Ilmu adalah suatu pemikiran yang berhubungan dengan  suatu filosofis dan hal yang mendasar dari sebuah wawasan.

Demikianlah penjelasan mengenai Pengertian Ilmu Secara Umum & Menurut Ahli. Semoga dapat bermanfaat. Terimakasih 😉

Pelajaran SD yang Cukup Menyulitkan

Pelajaran SD yang Cukup Menyulitkan

Menjadi seorang pelajar merupakan sesuatu yang bisa dikatakan sulit namun juga mudah. Itu karena setiap orang memiliki spesifikasi terhadap mata pelajarannya sendiri. Ada yang menyukai pembelajaran tersebut ada pula yang tidak.

Pelajaran Matematika

Salah satu pelajaran yang paling banyak tidak disukai oleh siswa-siswi adalah matematika. Ya, bahkan sebagian dari mereka mengatakan jika pelajaran satu ini sangatlah merepotkan dan membuat kepala pusing. Tak heran, dengan adanya rumus yang harus dihafal tentu saja cukup sulit.

Tak hanya pada anak SD saja bahkan di segala jenjang pendidikan, matematika merupakan pelajaran yang paling tidak disukai sebagian pelajar. Namun, itu semua bisa Anda lalui dengan mudah bila belajar tekun dan giat serta tidak pernah berhenti dalam mencoba soal.

Pelajaran IPA / Sains

Selanjutnya ada pelajaran IPA atau biasanya disebut Sains. Siswa-siswi mengaku pelajaran ini juga cukup merepotkan setelah matematika. Itu karena banyak sekali sumber atau buku yang harus dibaca untuk dapat menemukan jawaban dari satu soal saja.

Hal tersebut dikarenakan ilmu pengetahuan alam ini merupakan sebuah pelajaran yang mengajarkan anak didik untuk dapat mengetahui seperti apa bagian dari alam seperti halnya flora fauna. Tak heran jika buku sebagai pendamping belajar sangat banyak, karena sumber bisa didapatkan dimanapun.

Pelajaran SD yang Cukup Menyulitkan

Pelajaran IPS

Ilmu pengetahuan sosial juga seringkali dijadikan mata pelajaran paling sulit bagi para siswa-siswi SD. Bagi mereka yang sangat tidak menyukai membaca, tentu saja sangat menyulitkan mereka.

Mengingat materi IPS adalah pembelajaran yang berkaitan dengan sejarah atau kehidupan. Tak heran jika banyak siswa-siswi yang mengakui tidak menyukai pelajaran IPS, itu karena mereka diharuskan untuk rajin membaca dari buku satu ke yang lainnya sebagai sumber jawaban soal. Namun, Anda bisa mengerjakannya bila terus berlatih tanpa mengenal kata berhenti.

 

Begitulah berbagai jenis pelajaran SD yang cukup menyulitkan yang biasanya tidak disukai oleh banyak siswa-siswi sekolah dasar. Sebagian besar karena tidak suka hal rumit dan satunya lagi tak menyukai membaca.

Sumber : https://www.seputarpengetahuan.co.id/

Seberapa Penting E-rapor Dibanding Rapor Konvensional

Seberapa Penting E-rapor Dibanding Rapor Konvensional

Memasuki era penerapan K13, maka penggunaan E-rapor juga mulai digalakan. E-rapor merupakan rapor yang berbasis elektronik atau digital. Jika dibandingkan dengan rapor konvensional, maka E-rapor terlihat lebih modern dan lebih tertata rapi. Guru tidak akan perlu menulis panjang lebar, semua hasil dari pencapaian peserta didik akan langsung muncul dan diolah oleh sistem. Mudah bukan?

Seberapa Penting E-rapor Dibanding Rapor Konvensional

Keunggulan E-rapor

Kurikulum yang dipakai oleh sekolah adalah K13 yang menyebabkan bentuk rapor juga harus menyesuaikan dengan ketentuan K13. Dalam model penilaian K13, bentuk rapor setiap anak tidaklah sama dengan KTSP. Jika dalam KTSP guru hanya perlu menuliskan nilai atau angka hasil dari pencapaian peserta didik, maka dalam K13 guru harus mencantumkan deskripsi tiap KD dengan panjang lebar. Hal ini tentu melelahkan.

E-rapor hadir untuk menjawab hal tersebut. Guru tidak perlu lelah menulis yang terkadang tulisannya pun sulit terbaca saking banyaknya siswa yang harus dinilai. Semua laporan hasil belajar tersajikan lebih terstruktur dan rapi. Wali murid akan mengetahui sejauh mana perkembangan anaknya melalui deskripsi yang diberikan.

Selain itu, karena rapor juga tersedia dalam bentuk file, maka jika sewaktu-waktu rapor yang dicetak rusak maka bisa dicetak kembali dengan mudah. Bayangkan saja jika rapor konvensional yang dimiliki hilang atau rusak sedangkan kita tidak punya salinannya, maka tentu akan sangat merepotkan.

Pentingnya E-rapor

Anggapan bahwa E-rapor sama saja dengan rapor konvensional tidaklah benar. Kedua bentuk rapor ini sangatlah berbeda. E-rapor mempunyai isi yang lebih detail dan terperinci dengan lebih baik. Setiap perkembangan fisik dan psikis dari peserta didik tersampaikan dengan jelas di dalam E-rapor. Hal ini tidak ditemukan dalam rapor konvensional.

Selain itu, penggunaan aplikasi dalam pembuatan rapor era K13 ini juga memungkinkan rapor disimpan dalam bentuk file. Sehingga jika nanti di kemudian hari terjadi kerusakan atau kehilangan, pemilik file tinggal menunjukkannya pada pihak yang membutuhkan rapor tersebut sebagai bukti. Rapor ini sangat penting untuk dimiliki setiap peserta didik.

Dengan adanya rapor modern ini, setiap peserta didik lebih terpantau perkembangannya. Oleh karena itu, kehadiran rapor ini sangatlah penting. Bahkan lebih penting dari rapor konvensional. Namun apabila pihak sekolah masih menggunakan rapor konvensional, kami memberikan rekomendasi untuk memesan map raport nya ke pusatpercetakanonline.com

Demikian artikel kami kali ini semoga bermanfaat, dan sampai jumpa pada artikel kami berikutnya.